Bos Facebook, Mark
Zuckerberg berencana akan membeli Oculus VR, sebuah perusahaan asal
California dengan spesialisasi bidang virtual seharga USD 2 miliar atau
sekitar Rp 22 triliun. Pembelian ini untuk mengembangkan teknologi
berbasis game tersebut ke dalam ranah yang lebih luas, termasuk
komunikasi, media, hiburan, dan edukasi.
"Mobile adalah teknologi hari ini, dan
kita juga menyiapkan teknologi untuk masa depan," kata Zuckerberg
seperti yang dilansir BBC, Rabu (26/3).
Salah satu produk Oculus VR adalah The
Oculus Rift, sebuah perangkat game serupa kacamata yang dikenakan di
kepala. Produk ini dikembangkan dengan cara crowdfunding melalui situs
Kickstarter dan investasi berkelanjutan.
Walaupun belum resmi dirilis, tercatat
lebih dari 75,000 yang sudah memesan produk ini. Zuckerberg mengatakan
teknologi ini akan mengubah perilaku sesorang untuk berkomunikasi.
"Tekologi yang diusung bisa mengubah cara bekerja, bermain dan
berkomunikasi," katanya.
Sejak peluncurannya, Crowdfunding Oculus
sudah menghasilkan USD 2,4 miliar atau sekitar Rp 27 triliun, sepuluh
kali lebih besar dari jumlah yang ditargetkan. Proyek ini lalu
mendapatkan kucuran dana USD 75 miliar dari investor.
Perangkat Rift dipamerkan pada pameran
teknologi CES di Las Vegas pada Januari 2014. Pada acara yang sama Sony
mengumumkan peluncuran produk saingan The Oculus Rift.